
Kadal Boyd, bakal kehilangan habitatnya (foto:Stephen E Williams)
Berdasarkan studi yang dilakukan di enam wilayah dunia itu, dikatakan seperempat hewan dan tumbuhan yang hidup di daratan akan musnah, bila polusi dan efek rumah kaca akibat gas buangan (pabrik, mobil, dan lainnya) tidak segera ditanggulangi. Alasannya, gas-gas buangan telah membentuk semacam selimut di atmosfer yang menghalangi panas keluar dari Bumi, dan mengakibatkan perubahan iklim.
Dalam laporan berjudul "Resiko Kepunahan Karena Perubahan Iklim", para ilmuwan mendeskripsikan penelitian mereka terhadap enam wilayah yang kaya keanekaragaman hayati, yang mewakili 20 persen wilayah daratan di Bumi.
Terpaksa Pindah
Menggunakan model komputer, para peneliti mensimulasikan bagaimana sekitar 1.103 spesies

king protea kebanggaan Afrika Selatan (Image: Olivier Langrand/Conservation International)
Mereka ingin melihat bagaimana kemampuan hewan dan tumbuhan itu bertahan atau berpindah menghadapi perubahan iklim, baik pada tingkat minimum, sedang, atau maksimum. Adapun data perubahan suhu dan perkiraannya diperoleh dari Intergovernmental Panel on Climate Change.
Hasilnya menunjukkan sekitar 15 hingga 37 persen spesies di wilayah yang diteliti --Australia, Brazilia, Eropa, Meksiko, Afrika Selatan, dan Costa Rica-- akan punah karena perubahan iklim, dalam jangka waktu sekarang hingga tahun 2050.
Sejuta Spesies Terancam

burung crossbill Skotlandia, kemungkinan bertahan kecil (Mike Richards/rspb-images.com)
Selain itu, spesies yang bertahan tidak akan lagi memiliki habitat yang nyaman, sementara sebagian lain harus bermigrasi cukup jauh untuk memperoleh tempat yang lebih mendukung hidupnya. "Padahal banyak spesies memiliki keterbatasan dalam kemampuan beradaptasi sehingga bila iklim terus berubah, mereka akan punah," kata Eka Melisa, Koordinator Program Perubahan Iklim dan Energi, WWF Indonesia.
Spesies-spesies yang terancam punah antara lain berbagai tumbuhan di Amazon, kupu-kupu Australia, elang Imperial Spanyol, burung hantu kerdil, burung layang-layang merah, mamalia-mamalia kecil seperti tikus rusa, kadal Boyd Australia, bunga kebanggaan Afrika Selatan, king protea, dan masih banyak lagi.
Manusia juga Terkena Dampaknya

Tanaman dari Brazil Virola sebifera (Image copyright Marinez Ferreira de Siqueira)
mampir nich...
BalasHapuskadalnya cantik ..
BalasHapus